Sekalipun pengertian Flashpacker beredar dalam 2 aliran utama, yakni Backpacker beranggaran lebih dan Backpacker dengan seisi tas penuh tech gear, sebenarnya jauh lebih tepat untuk mengatakan bahwa kedua pengertian yang beredar tersebut hanyalah dua diantara beberapa tipe kaum Flashpacker yang bisa diamati.
Dari berbagai sumber, ada beberapa tipe Flashpacker yang dirangkumkan sebagai berikut :
1. The Geeky Flashpacker
Bagi golongan ini, terkoneksi dengan dunia setiap saat sudah menjadi sebuah kebutuhan pokok seperti oksigen, sehingga tidak mungkin untuk berpergian kemana-mana tanpa menenteng setas penuh gadget dari yang paling umum seperti handphone, mp3 player, kamera, laptop sampai yang dipakai technogeek seperti telepon satelit dan GPS keluaran terbaru.
Mimpi buruk terbesar selama perjalanan adalah ketika mendapatkan baterai habis ketika peradaban terdekat berada 50 km jauhnya, dan kiamat tiba ketika mereka “hilang” sama sekali dari radar dunia di kala semua gadget mereka tidak dapat berfungsi.
2. The Minted Flashpacker
Golongan ini adalah Flashpacker yang mengutamakan kenyamanan berpergian diatas segala-galanya dan tidak pernah ragu untuk menghabiskan dana ekstra untuk mendapatkan kenyaman dan kemudahan lebih dalam perjalanan mereka.
Ketika dihadapkan pada pilihan pergi ke suatu destinasi dengan kereta api selama 5 jam atau terbang selama 1 jam walaupun akan menghabiskan dana 2 – 3 kali lebih besar, mereka memilih terbang.
Bagi golongan ini, anggaran selalu bukan suatu masalah. Sebaliknya, waktu dan kenyamanan itu maha penting. Tinggal sekamar bersempit-sempitan dengan pelancong lain atau berbagi toilet dan dapur umum? Oh that is so not us menurut golongan ini.
3. The Savvy Flashpacker
Golongan ini adalah yang paling mewakili kaum Flashpacker sejati yang berorientasi kepada tujuan perjalanan dan pengalaman, dan berani mencoba apa saja selama pengalaman itu adalah memang yang diinginkan, tanpa harus terjebak dalam aturan, gengsi, status atau identitas kelompok.
Tujuan perjalanan atau pengalaman yang dicari adalah segala-galanya bagi golongan ini, walaupun harus menghabiskan waktu atau dana ekstra. Sebuah perjalanan baru dikatakan sukses kalau tujuan atau pengalaman yang mereka cari sudah tercapai, sekalipun itu berarti harus berdesak-desakan dalam bus rakyat yang dipenuhi oleh petani hanya untuk merasakan kehidupan pedesaan atau malah menginap di hotel bintang 5 dengan harga $ 200.- per malam hanya supaya lebih mudah mencapai lokasi sebuah tempat wisata keesokan subuhnya untuk mengambil foto matahari terbit.
Bagi golongan ini, waktu bisa diatur, dana bisa diusahakan, tapi tujuan dan pengalaman tidak bisa ditawar-tawar.
4. The Minted Geek
Perpaduan dari tipe The Minted & The Geeky. Golongan ini adalah yang menenteng gadget berjubel dan juga sangat mengutamakan kenyamanan dan kemudahan dalam berpergian.
5. The Savvy Geek
Perpaduan dari tipe The Savvy & The Geeky. Bagi golongan ini, tujuan perjalanan atau pengalaman yang hendak didapat adalah sama pentingnya dengan kebutuhan untuk terkoneksi dengan dunia setiap saat.
Jadi termasuk tipe yang manakah Anda?
(zenu, 14 Januari 2009)
Info yang menarik. Kalau gw, kayanya yg nomor 3 dech …
Kaya’nya gw yang no. 5 nih … sebenernya tergantung waktu juga, kalau punya waktu libur yang lumayan panjang, pengennya naek kereta menikmati perjalanannya daripada harus naik pesawat (soalnya takuuut), tapi kalo’ cuma punya waktu sedikit tapi pengen jalan-jalan .. terpaksa deh naik pesawat. Dan gadget tetep harus ada (hehe) .. seperti camera dan mobilephone, tapi kalo’ gak memungkinkan .. ya gak pa-pa juga … just enjoy it ..
Aku The Savvy Flashpacker sptnya…
kLO aq pgenna sehh yg ktiga ..
tp ya gtw laggi,,
gbs nilai diri ndiri …
kayanya nomor 3, nih..